Kajian Teologis Terhadap Ketidaktaatan Adam dan Ketaatan Kristus dalam Teologi Paulus
DOI:
https://doi.org/10.61295/kalanea.v3i2.127Kata Kunci:
first Adam, second Adam, Paul's theologyAbstrak
Penelitian ini meneliti secara teologis tentang ungkapan Adam dan Kristus dalam perspektif teologi Paulus. Hal ini cukup menarik untuk diteliti, dan tujuan penelitian ini adalah untuk memperjelas maksud Paulus ketika menyinggung hal ini dalam suratnya. Peneliti menggunakan metode kualitatif, khususnya kajian pustaka atau literatur pada penelitian ini. Pertama, penekanan secara teologis dari ungkapan Adam dan Kristus adalah untuk menegaskan tentang ketidaktaatan Adam dan sebaliknya ketaatan Kristus. Kedua, munculnya frasa Adam dan Kristus dalam surat-surat Paulus hendak menekankan tentang perbedaan yang signifikan dan mencolok antara Adam pertama yang membawa dosa ke dalam dunia dengan Adam kedua yakni Kristus yang membawa hidup ke dalam dunia. Ketiga, frasa ini juga hendak menegaskan betapa kualitas Adam yang kedua jauh lebih tinggi dan mulia apabila dibandingkan dengan kualitas Adam pertama. Itulah sebabnya, setiap orang yang telah dilahirkan kembali dalam Adam yang kedua (yakni Kristus) akan mengalami kehidupan yang kekal bersama sumber hidup sejati.
Referensi
Anderson, R. D. (2018). Tafsiran Perjanjian Baru Surat 1 Korintus: Membereskan Jemaat Urban yang Muda (I. Tjulianto (ed.)). Momentum.
Antonius, W. F. S. & S. (2022). Adam dan Kristus: Studi Komparasi antara Penghukuman dan Pembenaran Allah Berdasarkan Roma 5:18-19. Jurnal Teologi Berita Hidup, 5(1), 196–218.
Calvin, J. (1999). Commentary on Romans. Christian Classics Ethereal Library.
Dorohungi, N. (2022). Konsep Yesus Kristus Sebagai Adam Kedua Menurut Cyril Alexandria. Veritas Lux Mea (Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen), 4(2), 260–273.
Douglas J. Moo. (2017). Roma. In Tafsiran Alkitab Abad ke-21 Jilid 3: Matius - Wahyu. YKBK/OMF.
Guthrie, D. (1996). Teologi Perjanjian Baru (Allah, Manusia, Kristus). BPK Gunung Mulia.
Jacob, T. (1990). Paulus (Hidup, Karya, dan Teologinya). BPK Gunung Mulia.
Kettler, C. D. (1986). The Vicarious Humanity of Christ and the Reality of Salvation. PhD Fuller Theological Seminary, Pasadena, CA.
Lowrie, J. M. (1861). Adam and His Time. Presbyterian Board of Publication.
Morris, L. (1993). Tyndale New Testament Commentaries: 1 Corinthians (Edition Re). William B. Eerdmans Publishing Company.
Nainggolan, B. D. (2015). Dosa Asal: Berdasarkan Eksegesis Surat Roma 5: 12-21. Koinonia Journal, 7(2), 13–41.
Outley, B. (2010). Surat Paulus kepada: Jemaat di Roma. Bible Lessons International.
Ridderbos, H. (2010). Paulus: Pemikiran Utama Theologinya. Penerbit Momentum.
Ridernour, F. (2011). How To Be A Christian Without Being Religious. Baker Publising Group.
Sondopen, R. J. & D. (2020). Makna Kebangkitan Yesus Berdasarkan Surat-Surat Paulus. Excelsis Deo: Jurnal Teologi , Misiologi, Dan Pendidikan, 4(2), 13–28.
Tong, S. (2005). Yesus Kristus Juruselamat Dunia. Momentum.
Verdianto, Y. (2020). Ontologi Kristus dan Hubungannay dengan Soteriologi. Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kristiani EPIGRAPHE, 4(2), 273–282.
Zuck, R. B. (2011). A Biblical THeology Of The New Testament. Gandum Mas.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Adi Putra, Kezya Thresia Namang, Nehemia Nome, Yane Keluanan

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





