Pengaruh Pemahaman Soteriologi dari Perspektif Reformed Terhadap Keyakinan Keselamatan Jemaat di Gereja SIB Iran Beluran

Penulis

  • David Gadu Gereja Sidang Injil Borneo (SIB) Iran Beluran
  • Ana Budi Kristiani Sekolah Tinggi Teologi Injili Abdi Allah

DOI:

https://doi.org/10.61295/kalanea.v7i1.238

Kata Kunci:

jemaat gereja SIB Iran Beluran, keyakinan keselamatan, soteriologi reformed

Abstrak

Doktrin Soteriologi merupakan inti ajaran Kristen yang membahas keselamatan manusia melalui karya penebusan Yesus Kristus. Dalam teologi Reformed, keselamatan dipahami sebagai anugerah Allah yang diberikan secara cuma-cuma melalui iman kepada Kristus. Gereja Sidang Injil Borneo (SIB) Sabah secara teologis berlandaskan pada prinsip Reformed, namun di tingkat gereja lokal, pemahaman mengenai keselamatan tidak selalu seragam. Hal ini menimbulkan keraguan di kalangan jemaat terkait kepastian keselamatan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemahaman doktrin Soteriologi dalam perspektif Reformed terhadap keyakinan keselamatan jemaat di Gereja SIB Iran Beluran. Pendekatan yang digunakan adalah mixed method, yaitu metode kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada jemaat yang telah dibaptis, serta metode kualitatif melalui studi literatur dan interpretasi mendalam atas data kuantitatif yang diperoleh. Analisis dilakukan dengan uji regresi serta penafsiran teologis berdasarkan sumber-sumber Reformed. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pemahaman Soteriologi dengan tingkat keyakinan keselamatan jemaat. Temuan ini menunjukkan bahwa pemahaman teologi yang kuat dan sesuai dengan prinsip Reformed berperan penting dalam membentuk keyakinan iman yang teguh di tengah tantangan kehidupan. Studi ini memberikan kontribusi praktis bagi gereja dalam merancang pengajaran teologi yang sistematis dan konsisten.

Referensi

Aliadi, F. (2023). Eksposisi Frasa “Sebab Jika Kita Sengaja Berbuat Dosa” Berdasarkan Ibrani 10:26. Jurnal Kala Nea, 4(2), 65–77. https://doi.org/10.61295/kalanea.v4i2.106

Baan, G. J. (2009). TULIP: Lima Pokok Calvinisme. Momentum.

Badai, K., Djeremod, K., & Keriapy, F. (2020). Penginjilan sebagai Upaya Meneguhkan Keyakinan Keselamatan Anak. HARVESTER: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen, 5(2), 120–134. https://doi.org/10.52104/harvester.v5i2.42

Bangun, J., & Harefa, J. (2020). Sola Gratia Melihat dari Status Manusia di Hadapan Allah, Karya Penebusan Kristus, dan Anugerah yang Mendahului Keselamatan. SUNDERMANN Jurnal Ilmiah Teologi, Pendidikan, Sains, Humaniora dan Kebudayaan, 13(2), 115–126. https://doi.org/10.36588/sundermann.v13i2.45

Berkhof, L. (2022). Panduan Tentang Doktrin Kristen. Momentum.

Biro Penjaminan Mutu dan Informasi Digital. (2024). Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif: Pengertian, Perbedaan, dan Kelebihannya. Universitas Medan Area. https://bpmid.uma.ac.id/penelitian-kuantitatif-dan-kualitatif-pengertian-perbedaan-dan-kelebihannya/

Boice, J. M. (2011). Dasar-Dasar Iman Kristen: Sebuah Theologi yang Komprehensif dan Mudah Dibaca. Momentum.

Erickson, M. J. (2018). Teologi Kristen: Volume 3. Gandum Mas.

Hall, D. W., & Lillback, P. A. (Eds.). (2009). Penuntun ke Dalam Theologi Institutes Calvin: Esai-Esai dan Analisis. Momentum Christian Literature.

Henry, M. (1996). Matthew Henry’s Commentary on the Whole Bible. Hendrickson Publishers.

Manton, M. E. (2014). Kamus Istilah Teologi: Inggris-Indonesia. Gandum Mas.

Mawikere, M. C. S. (2016). Pandangan Teologi Reformed Mengenai Doktrin Pengudusan dan Relevansinya pada Masa Kini. Jurnal Jaffray, 14(2), 199–228. https://doi.org/10.25278/jj71.v14i2.211

Nainggolan, A. M. (2023). Memahami Kepastian Keselamatan dari Masa ke Masa: Sebuah Kajian Historis dan Teologis. Feniks Muda Sejahtera.

Bala, N. A., Rumasse, A., & Putri, A. R. (2024). “Predestinasi”: Suatu Tinjauan Teologis Doktrin Keselamatan dalam Kajian Hermeneutik Roma 8:29 Menurut Pemikiran Filsuf Agustinus. Journal of Community Dedication, 4(3), 663–671. https://adisampublisher.org/index.php/pkm/article/view/839

Pajan, W. D. (2022). Dibenarkan oleh Iman Menurut Perspektif Teologi Paulus. OSF Preprints. https://doi.org/10.31219/osf.io/tk6j4

Priadana, M. S., & Sunarsi, D. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif. Pascal Books.

Prissila, A. (2024). Kajian Teologis Tentang Keadilan Allah Berdasarkan Amos 2:6–16. Jurnal Kala Nea, 5(1), 30–42. https://doi.org/10.61295/kalanea.v5i1.147

Purwonugroho, D. P., & Telaumbanua, Y. (2024). Analisis Teologis: “Total Depravity” dalam Konteks Teologi Kovenan dan Refleksinya Terhadap Kehidupan Manusia. KHAMISYIM: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani, 1(2), 52–66. https://ojs.sta-batu.ac.id/index.php/khamisyim/article/view/8

Siahaan, M. (2012). The Precious One: Anda Diciptakan Sangat Berharga. Penerbit Andi.

Sidang Injil Borneo. (2020). Buku Perlembagaan Sidang Injil Borneo (SIB) (Edisi ke-3). Sidang Injil Borneo.

Stevana, R., Tina, T., Selvina, S., & Sarmauli, S. (2024). Doktrin Keselamatan (Soteriologi). Jurnal Magistra, 2(4), 1–13. https://doi.org/10.62200/magistra.v2i4.165

Talan, Y. E. (2021). Diselamatkan oleh Anugerah: Sebuah Analisis Teologis Surat Efesus. Permata Rafflesia.

Tong, S. (2014). Kerajaan Allah, Gereja dan Pelayanan. Momentum.

Waruwu, D. P. (2023). Konsep Dipilih untuk Diselamatkan Menurut 2 Tesalonika 2:13–14. Jurnal Misioner, 3(2), 160–185. https://doi.org/10.51770/jm.v3i2.70

Williamson, G. I. (2017). Pengakuan Iman Westminster: Untuk Kelas Penelaahan. Momentum.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-31

Cara Mengutip

Gadu, D., & Kristiani, A. B. (2026). Pengaruh Pemahaman Soteriologi dari Perspektif Reformed Terhadap Keyakinan Keselamatan Jemaat di Gereja SIB Iran Beluran. Jurnal Kala Nea, 7(1), 81–103. https://doi.org/10.61295/kalanea.v7i1.238

Terbitan

Bagian

Articles